Tips Belanja Alat dan Benang Rajut Online

Setelah berjualan lebih dari 1 tahun, saya menyimpulkan ternyata banyak customer yang baru pertama kali atau minim sekali pengalamannya dalam hal berbelanja online. Berikut ini poin-poin tips belanja online yang efisien dan efektif (khususnya benang, alat rajut dan bahan kerajinan lainnya) tidak hanya di Maya Crafts.

  • Ketahui atau perkirakan berat belanjaan Anda. Karena hal ini berkaitan langsung dengan ongkos kirim yang akan Anda tanggung. Jadi usahakan berat paket Anda persis dengan ongkos kirimnya. Misalkan anda belanja benang rajut polyester yang beratya 100 gram/gulung, supaya hemat maksimalkanlah quota ongkos kirim. Contoh: Anda belanja 13 gulung, maka berat paket kurang lebih 1,4 kg. Padahal ongkir yang harus Anda bayar adalah 2 kg. Sayang kan, masih ada sisa quota 6 ons. Jadi, kurangi belanjaan Anda atau tambah lagi.
  • Perkiraan kebutuhan benang Anda. Ketika berbelanja, bayangkan Anda mau bikin apa, dan butuh berapa banyak benang? Untuk menghitung kebutuhan benang untuk sebuah project, gunakan knitting kalkulator di http://goo.gl/LtoZ5y. Sebisa mungkin beli benang sebanyak yang Anda butuh, atau lebih. Jangan sampai pas project sudah jalan, lalu benang kurang. Waktu mau beli lagi, ternyata stok kosong. Lebih parah lagi, (terutama) penyakit benang lokal itu, benang stok sekarang dengan yang akan datang, dan akan datang lagi, warnanya SERINGKALI tidak sama! Meskipun kode benangnya sama. Benang impor terkadang gitu juga sih, tapi biasanya masih dalam batas toleransi.
  • Pilih ekspedisi dengan cermat. Misalkan Anda ingin beli Jarum Rajut akrilik 9 pcs saja, dan lokasi Anda di Bandung. Karena berat paketnya ringan (sekitar 75 gram), gunakan saja pengiriman via pos; Rp 7.500 dibanding via JNE dari Jember ke Bandung Rp 20.000. Hemat Rp 12.500. Hal ini dikarenakan ongkos kirim pos dihitung dalam kelipatan gram: 75 gr, 100 gr, 150 gr, 200 gr dan seterusnya hinga 1 kg. Jadi kalau pengiriman via pos, ongkir paket 75 gr dan 1.000 gr (1 kg) itu tidak sama. Sedangkan via kalo JNE atau ekspedisi lain hitungan ongkirnya per kg. Jadi mau kirim 100 gram atau 1 kg, tetap kena ongkir 1 kg. Memang kalau via pos seringkali lebih lambat dibanding JNE. Tapi kalau Anda tidak terburu waktu, lebih lambat 1 atau 2 hari tidak ada masalah toh? Atau paling gampang, pada waktu checkout di Maya Crafts, pilih opsi “Yang paling murah” pada pilihan ekspedisi.
  • Sadar warna. Maksudnya adalah sadari dan ketahuilah bahwa warna produk (teruma benang) yang tampil di layar monitor seringkali ada perbedaan dengan warna aslinya. Hal ini dikarenakan perbedaan intensitas cahaya pada waktu pengambilan gambar, kecerahan monitor komputer/laptop/ponsel, atau ketersediaan stok seperti kasus benang rajut lokal dalam poin 2 di atas dan sebagainya. Tidak mungkin kan setiap stok benang datang, lalu foto lagi, upload lagi dst.

So far, itu dulu yang kepikiran. Ntar kalo ada tambahan bisa disambung lagi…

Oh ya, bagaimana pengalaman Anda?

13 thoughts on “Tips Belanja Alat dan Benang Rajut Online

  1. annypuspita says:

    terima kasih mbak, barang sudah diterima sesuai dengan pesanan. Kalau ada diskon , mohon diinfo,

  2. damayant says:

    Sebaiknya pada saat kita klik, jumlah barang yg kita beli terhubung (link) dengan jumlah berat barang.
    Tahap berikutnya, setelah kita selesai belanja, total kg sdh diketahui, tinggal klik jenis kurirnya.
    Mau yg cepat atau lambat dan ini terhubung dg Rp ongkirnya.
    Tinggal sediakan linknya dan pilihan kurirnya.

  3. Eka Dewi Triyanti says:

    Belanja di Maya Craft Asia cukup mudah dan menyenangkan,
    Pelayanannya cepat dan ramah, setiap detail arahan yang disampaikan mudah dimengerti
    Produk yang dikirimkan juga bagus, sesuai keterangan yang disampaikan, isinya lengkap dan di packing dengan baik sehingga terhindar dari kerusakan.
    Makasih banyak mba Maya, online shopnya recommended bgt lah pokoknya

  4. Fenny says:

    Halow mba.. mo nanya cara memperkirakan benang sesuai kebutuhan bgmn? Misalnya utk pembuatan 1 buah sweater diperlukan brp gulung..

  5. Rin loura says:

    Kak mau nanya, klo mau buat yang micro crochet pake benang apa dan hakpen yang ukuran berapa ya? Makasih kak sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *